Dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Banyumas, pelaku mutilasi, Deni Prianto memberi pengakuan. Deni mengaku korban, Komsatun Wachidah meminta uangnya dikembalikan dan dinikahi.
"Korban minta uang dibalikin yang Rp 25 juta. Dibalikin terus sama minta nikah siri di Banjarnegara. Saya nggak bisa bayar utang, nggak bisa nikah dia juga, Pak," kata Deni Prianto kepada wartawan di Mapolres Banyumas, Senin (15/7/2019).
Selama masa perkenalannya Deni meminjam uang sebesar Rp 20 juta kepada Komsatun. Selain itu, Komsatun juga pernah mengirim Rp 5 juta kepada Deni yang mengaku butuh uang karena kecelakaan.
Baca juga: Mutilasi Perempuan yang Dibakar di Banyumas Akhirnya Terkuak
Deni sejak awal membohongi Komsatun dengan mengaku dirinya masih lajang, padahal Deni sudah memiliki istri dan anak.
"Karena (saya) sudah punya anak, Pak. (Pembunuhan) Direncanain sejak dia minta ganti rugi itu, Pak. (Diminta) Duit sama janji nikah," ucapnya.
Baca juga: Pelaku Mutilasi di Banyumas Bakar Korban di Dua Lokasi
Setelah menghabisi Komsatun, Deni mengaku ketakutan hingga akhirnya memutuskan untuk memutilasinya.
"Karena saya itu takut ketahuan jadi saya mutilasi dan saya mutilasi dan buang Pak untuk menghilangkan jejak biar enggak ketahuan," ujarnya.
"Korban minta uang dibalikin yang Rp 25 juta. Dibalikin terus sama minta nikah siri di Banjarnegara. Saya nggak bisa bayar utang, nggak bisa nikah dia juga, Pak," kata Deni Prianto kepada wartawan di Mapolres Banyumas, Senin (15/7/2019).
Selama masa perkenalannya Deni meminjam uang sebesar Rp 20 juta kepada Komsatun. Selain itu, Komsatun juga pernah mengirim Rp 5 juta kepada Deni yang mengaku butuh uang karena kecelakaan.
Baca juga: Mutilasi Perempuan yang Dibakar di Banyumas Akhirnya Terkuak
Deni sejak awal membohongi Komsatun dengan mengaku dirinya masih lajang, padahal Deni sudah memiliki istri dan anak.
"Karena (saya) sudah punya anak, Pak. (Pembunuhan) Direncanain sejak dia minta ganti rugi itu, Pak. (Diminta) Duit sama janji nikah," ucapnya.
Baca juga: Pelaku Mutilasi di Banyumas Bakar Korban di Dua Lokasi
Setelah menghabisi Komsatun, Deni mengaku ketakutan hingga akhirnya memutuskan untuk memutilasinya.
"Karena saya itu takut ketahuan jadi saya mutilasi dan saya mutilasi dan buang Pak untuk menghilangkan jejak biar enggak ketahuan," ujarnya.

